ACEH,THE QUANTUM ENERGY OF INDONESIA TOURISM

ACEH TRAVEL MART

21 - 25 MARET 2021

BANDA ACEH - ACEH BESAR - SABANG

Aceh memiliki potensi pariwisata yang luar biasa. Tidak hanya pesona alam dan budayanya, pelaksanaan syariat Islam di Aceh bisa dijadikan daya tarik mendatangkan wisatawan dalam maupun luar negeri. Ditambah lagi, Aceh memiliki destinasi pariwisata yang tidak dimiliki daerah lainnya di Indonesia. Seperti destinasi wisata tsunami. Tsunami 26 Desember 2004, memiliki jejak kuat di provinsi ujung barat Indonesia.

Namun, sejak pandemi corona virus disease 2019 (Covid-19) terpapar ke Indonesia, 2 Maret 2020 lalu,  sektor pariwisata pertama sekali terdampak. Seluruh aktivitas kepariwisataan mengalami stagnasi. Akibatnya, para pekerja pariwisata pun ikut terimbas pandemi ini.

Karena itu, sehubungan dengan fase adaptasi kebiasaan baru, saatnyalah kita memperkenalkan kembali pariwisata Aceh dengan mengadaptasi protokol kesehatan yang ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia.

Untuk mewujudkan ini di Aceh, Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Aceh sebagai salah satu lembaga yang concern terhadap promosi dan pengembangan destinasi wisata Aceh, memberikan perhatian serius terhadap pengembangan industri pariwisata di Provinsi paling barat di Indonesia ini.

Guna meningkatkan nilai jual Aceh sebagai destinasi pariwisata, perlu diadakan Aceh Travel Mart (ATM). Kegiatan ini sebagai wadah mempromosikan pariwisata Aceh kepada pelaku usaha pariwisata, baik dalam maupun luar negeri.

Kegiatan ini akan mempertemukan pelaku wisata dari luar Aceh yang diharapkan dapat berperan sebagai seller ataupun buyer, dan juga memperkenalkan destinasi baru kepada mereka.

Diharapkan, dari kegiatan ini bisa terjalin komunikasi yang dapat memberikan peluang bisnis bagi
keduanya. Serta diharapkan dapat turut meningkatkan nilai jual pariwisata Aceh.

Dengan kata lain, Aceh Travel Mart merupakan ajang pertemuan para stakeholder pariwisata di Aceh  dengan pelaku pariwisata di daerah lain, baik dalam maupun luar negeri, untuk mempromosikan potensi dan destinasi wisata di Aceh.

 

ketua
Dulu, kita pernah merasakan ada hari ketika perjalanan begitu indah. Kekayaan alam Aceh menjadi magis bagi setiap wisatawan untuk berkunjung.  Kini, alam Aceh tengah beristirahat sejenak; menikmati kesejukannya sendiri.

Pandemi Covid-19 memapar Indonesia 2 Maret 2020 lalu, terimbas pada teman-teman yang
punya bisnis pariwisata. Merekalah yang selama ini tak pernah lelah mempromosikan keelokan panorama Aceh.

Tapi, kita jangan putus harapan. Sebab, kita pasti bisa. Mereka yang saat ini hanya bisa diam,
dituntut harus berani menantang nasib, bertaruh demi wujudkan mimpi, yang dari tetesan keringatnya membanggakan Aceh, untuk memberikan kontribusinya sebagai pemasukan bagi daerah ini.

Demi kebangkitan ekonomi, kita mencoba terlahir kembali tuk menatap masa depan yang cerah. Karena itu, dalam diam deru usaha, Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Aceh mencoba kembali membangun tiang-tiang memajukan pariwisata daerah ini, melalui Aceh Travel Mart 2.0. Semoga, karya yang kita lahirkan bersama ini, menjadi simbol perjuangan daerah, untuk kembali bangkit di tengah ketaktihan pandemi.

SELLER 50 PERUSAHAAN


- Tour & Travel Agent
- Operator Objek Wisata
- Hotel / Apartemen/Resort
- Rumah Makan
- Toko Souvernir Dan Oleh2
- Agent Transportasi
- Industri Kerajinan Tangan
- Instansi Dinas Pariwisata

ROUNDOWN ACEH TRAVEL MART 2.0

Day 1 (21 Maret 2021)

Meeting Point Bandara Sultan Iskandar Muda – Terminal Batoh Banda Aceh. Transfer In menuju penginapan. Registrasi peserta, makan siang. Explore Banda Aceh dan Aceh Besar serta tsunami tour. Pukul 19.00 Wib, welcome dinner di Balai Kota. Istirahat.

Day 2 (22 Maret 2021)

Opening ceremony dan Seminar Nasional Kepariwisataan. Makan siang, dilanjutkan dengan Bazar Wisata (B2C) dan table top (B2B). Kembali ke hotel dan dilanjutkan dengan Gala Dinner bersama Gubernur Aceh (to be confirmed).

Day 3 (23 Maret 2021)

Usai sarapan menuju Pelabuhan Ulee Lheue untuk menyeberang ke Sabang. Dilanjutkan ke Kilometer Nol Indonesia dan Pulau Rubiah (waterspot/keliling pulau/sepeda/photostop). Check in di Penginapan, dinner dengan Pemko Sabang, dilanjutkan Wisata Belanja di Sabang, dan Istirahat.

Day 4 (24 Maret 2021)

Setelah sarapan dan check out, Dilanjutkan ke Danau Anuek Laot, peserta ikut serta pada atraksi tradisi local dan menanam pohon. Usai Makan Siang, Transfer out menuju menuju Pelabuhan Balohan untuk menyeberang ke Banda Aceh. Setiba di Banda Aceh, dilanjutkan ke objek wisata pantai Lampuuk dan Farewell Party bersama Bupati Aceh Besar.

Day 5 (25 Maret 2021)

Transfer Out ke Bandara Sulthan Iskandar Muda